Positif Covid Dari Klaster Pasar Suronegaran Segera Diatasi

image_pdf

PURWOREJO, FP – Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH mengatakan, wilayah Kabupaten Purworejo yang kemarin sudah termasuk dalam daftar daerah rendah penularan covid di Jawa Tengah, saat sekarang harus prihatin karena muncul kembali penderita positif covid. Berdasar hasil swab pada Kamis (16/7), terdapat 5 orang yang dinyatakan positif covid. Dan 3 orang diantaranya dari klater Pasar Suronegaran. Diharapkan klaster baru penularan covid-19 pasar suronegaran, agar segera diatasi secara intens.

Hal tersebut disampaikan Yuli Hastuti, pada pengukuhan dan pelantikan DPC Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Purworejo periode 2020-2025, di Aula SMK PN-PN2 Purworejo, Minggu sore (19/7). Hadir pula Ketua Depidar X Soksi Jawa Tengah, Ketua MKGR Purworejo, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan sejumlah undangan.

Lebih lanjut Yuli Hastuti mengatakan, pentingnya penanganan segera untuk menekan penularannya agar tidak semakin meluas. Diharapkan masyarakat lebih lagi dalam meningkatkan kedisplinan diri dimasa new habit. Yakni selalu memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak aman, hindari kerumunan, juga hindari bersalaman. “Kita sama-sama berdoa semoga penderita positif covid segera sembuh, dan jangan ada penambahan lagi. Mari kita patuhi himbauan pemerintah, agar semua masyarakat melaksanakan protokol kesehatan,” harapnya.

Sedangkan terkait pengukuhan pengurus Soksi, Yuli Hastuti mengucapkan selamat kepada pengurus yang akan menjalankan tugasnya pada lima tahun kedepan. Soksi secara konsisten mendorong pengurus agar proaktif mengaktualisasi diri dan mengambil peranan penting, baik dalam bentuk kegiatan maupun kontribusi gagasan demi kemajuan bangsa dan terkhusus kemajuan Kabupaten Purworejo. Soksi diharapkan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan dapat bermanfaat untuk masyarakat luas.

Sementara itu secara terpisah juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin MKes SpTHT menjelaskan, berdasar hasil swab pada Kamis (16/7) lalu, penambahan penderita positif covid berjumlah 5 orang. Terdiri 3 orang berasal dari klaster pasar suronegaran, serta 2 orang positif dari Kecamatan Gebang dan Kecamatan Purworejo. Sedangkan pada Minggu (19/7) terdapat penambahan positif covid sebanyak 1 orang dari Kecamatan Kaligesing.

Untuk penanganan klaster pasar suronegaran maupun yang lain, sesuai arahan sudah diatasi. Antara lain pasar suronegaran sudah dilakukan penyemprotan, dan tracing (penelusuran) dari ke 6 orang yang positif covid. Lalu dilakukan tes swab pada Jum’at dan Sabtu (18-19/7) dengan sasaran pegawai Rumah Sakit Permata sebanyak 66 orang, pegawai Rumah Sakit Panti waluyo 44 orang, warga Lugosobo 106 orang, warga Sindurjan 25 orang, warga Brenggong 7 orang, dan Puskesmas Butuh 40 orang.

“Tes swab tersebut, baru akan diketahui hasilnya pada Kamis (24/7) mendatang. Untuk 6 orang positif covid sudah dilakukan perawatan yakni 2 orang dirawat di RSUD Dr Tjitrowardoyo Purworejo, dan 4 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing,” jelas Tolkha.

Sedangkan hari ini Senin (20/7) akan dilakukan tes swab terhadap anggota Polres Purworejo dan pasar Suronegaran. Untuk anggota Polres dan instansi lain sebanyak 100 orang. Yakni 3 orang dari anggota 412, 3 orang dari RS yang kontak erat dengan pasien PDP, 7 orang kontak dengan pasien konfirmasi terakhir. Untuk pasar Suronegaran tes swab dilakukan kepada 55 orang. Hasilnya akan keluar pada Sabtu (25/7) depan. (War)

Komentar