254 PNS Purna Tugas Terima Tali Asih Dari Korpri

image_pdf

PURWOREJO, FP – Sebanyak 254 PNS yang purna tugas sampai dengan bulan Desember 2019 mendapat tali asih dari Korpri Kabupaten Purworejo. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Purworejo H. Agus Bastian kepada 10 orang di ruang Arahiwang Komplek Kantor Setda Purworejo, Selasa (14/7).

“Pemberian tali asih kepada PNS Purna Tugas merupakan
pemberian yang ke -14 dengan jumlah keseluruhan yang sudah diberikan pada 1.511 Orang, total anggaran Rp. 755.500.000,00. Adapun hari ini rencana akan kami berikan kepada 254 orang dengan anggaran Rp. 127.000.000,00,” kata Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH, MM.

Disebutkan, tali asih yang diberikan kepada PNS purna tugas masing-masing sebanyak Rp 500 ribu. “Tali asih dan piagam yang akan di terima memang nilainya tidak seberapa dibanding dengan jasa dan perjuangan sewaktu mereka melaksanakan tugas.
Kami mohon jangan dinilai nominalnya tapi ini sebagai bentuk
perhatian Korpri terhadap pengabdian mereka,” ucap Sukmo.

Sementara dalam sambutannya Bupati Purworejo H. Agus Bastian mengatakan, Terkait dengan pandemi Covid-19, dirinya berharap dengan pengaruh yang dimiliki selama menjadi aratur negara para purna tugas bisa menjadi motivator dalam upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di lingkungannya masing-masing.

Saat ini, kata bupati, Kabupaten Purworejo memang sudah memasuki era adaptasi new normal atau yang dalam konteks Kabupaten Purworejo diistilahkan sebagai new habit atau kebiasaan baru, agar masyarakat tidak terjerumus menganggap bahwa kondisi kita sudah normal, sehingga menjadi terlena dalam menjaga kesehatan. Dalam era new habit, masyarakat boleh beraktivitas secara produktif, agar roda perekonomian terus bergerak dan aktivitas sosial berjalan sebagaimana mestinya.

“Meski demikian, kewaspadaan untuk pencegahan Covid-19 tetap menjadi prioritas, sehingga setiap aktivitas harus tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni wajib memakai masker, menjaga jarak antar individu dan sering cuci tangan pakai sabun. Hal ini penting karena di beberapa daerah sudah terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19, sehingga kita harus berusaha keras agar Purworejo tidak terjadi gelombang kedua,” harap bupati. (War)

Komentar