PPDB SMK Muhammadiyah Purworejo, Tawarkan Dua Kelas Unggulan

image_pdf

PURWOREJO, FP – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB ) di SMK Muhammadiyah Purworejo yang berlokasi di Jalan Pemotongan Hewan No. 19 Baledono, Kecamatan Purworejo dibagi menjadi tiga gelombang.

Gelombang I Februari – Maret 2020, gelombang II April – Mei 2020 dan gelombang III Juni – Juli 2020. Untuk PPDB tahun pelajaran 2020/2021 ini daya tampung di SMK Muhammadiyah Purworejo sebanyak 108 siswa atau tiga kelas.

Adapun kompetensi keahlian yang dibuka ada dua, Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Akutansi dan Keuangan Lembaga (AKL).

Kepala SMK Muhammadiyah Purworejo, Zulkhikmah Asobari, SE menjelaskan, hingga pendaftaran gelombang III ini  kuota yang tersedia belum terpenuhi. “Masih kurang sekitar satu kelas atau 36 siswa, jadi kalau yang mau mendaftar segera saja, datang ke sekolah dan ada panitia yang siap membantu,” kata Asobari.

Menurut Asobari, SMK Muhammadiyah yang memiliki motto terampil, mandiri dan berakhlaq tersebut memiliki dua kelas unggulan yang tergabung dalam kompetensi keahlian TKJ.

Yakni kelas Mikrotik akademy (pemrograman) dan Oracle Akademy (jaringan). Untuk dua kelas tersebut pihak sekolah sudah menjalin kerjasama dengan PT Mikrotik dari negara Lafia sehingga bagi siswa yang lulus akan mendapat sertifikat tingkat internasional.

“Manfaat sertifikat ini bisa digunakan untuk berada perusahaan yang membutuhkan  untuk penanganan jaringan baik perusahaan nasional maupun internasional,” ucap Asobari.

Namun demikian Asobari mengakui jika untuk lulus dan mendapat sertifikat memang sulit karena pengujinya langsung dari negara Latfia.

Sebab, kata Asobari, sebelum mendapat sertifikat harus melalui seleksi dan mengikuti khursus terlebih dulu yang persyaratannya dipandu langsung dari Latfia. “Untuk di SMK Muhammadiyah kedua jurusan tersebut diampu oleh guru yang sudah bersertifikat,”ujar Asobari.

Lanjut Asobari, keunggulan lainnya, SMK Muhammadiyah juga menawarkan beasiswa sosial seperti PIP, BSM dan bebas SPP selama tiga tahun dan siswa kurang mampu dengan persyaratan rata-rata nilai raport harus 8.

Disamping itu, untuk penyerapan lulusan SMK Muhammadiyah Purworejo juga sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan besar seperti PT Sritex (Sukoharjo), PT Primarindo Asia Insfratstruktur (Bandung), PT Putra Prima Abadi Perkasa (Bekasi) dan PT Chemco Harapan Nusantara (Bekasi).

“Penyerapan lulusan mencapai 75 persen, sisanya melanjutkan ke perguruan tinggi,” papar Asobari.

Sedang ekstrakurikuler yang ada, marching band, robotic, panahan, musik, film, seni tari, mading, sepak bola, bola voly, futsal, hizbul wathon, dan silat.

Fasilitas yang tersedia, ruang kelas, ruang lab multimedia, ruang lab MYOB, ruang praktik, ruang perpustakaan, ruang workshop, internet, unit produksi TKJ, unit produksi AK dan lainnya.

“Sejumlah prestasi baik daerah maupun provinsi juga sudah banyak dikoleksi oleh sekolah kami,” pungkas Asobari. (War)

Komentar