Dampak Covid 19, Warga Binaan Rutan Purworejo Lakulan Sholat Traweh di Kamar Masing-Masing

image_pdf

PURWOREJO, FP – Bulan Ramadan adalah saat dimana umat muslim di seluruh belahan dunia saling berlomba-lomba memperbanyak ibadah dan kebajikan.

Tak hanya masyarakat biasa, warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purworejo juga tak mau ketinggalan memanfaatkan momen ini untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Pada Ramadan kali ini lebih kurang 25 warga binaan selesai mengkhatamkan Al-quran.

Tadarus dilakukan sejak awal ramadan hingga akhir bulan puasa, hal itu untuk meningkatkan keimanan dan amal kebaikan kepada Allah SWT mengingat bulan ramadan bulan penuh rahmat dan pintu ampunan.

Salah satu warga binaan Mudhasin mengatakan, ramadan tahun ini menjadi momentum memperbaiki diri. Mudhasin salah satu dari  25 santri yang sudah khatam al-quran untuk yang kedua kalinya selama ramadan.

“Ramadan tahun ini untuk memperbaiki diri saya sendiri, saya melaksanakan ibadah  lebih intens dan saya sudah dua kali khatam Al Quran bersama santri lainya,” jelasnya.

Marjuki Kasubsie Pelayanan Tahanan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purworejo menjelaskan,
pelaksanaan romadhon tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya biasanya semua warga binaan melaksanakan sholat tarawih dan tadarus dimasjid namun

untuk tahun ini kegiatan sholat tarawih dan Tadarus di selenggarakan di kamar masing-masing dan untuk tamping/corve melaksanakan di masjid dengan menerapkan prosedur kesehatan dan social distancing karena dampak pandemi covid-19. Kendati demikian sejumlah narapidana tetap antusias menjalankan kegiatan keagamaan di dalam Rutan.

“Pelaksanaan kegiatan Ini bertujuan untuk mengajak para narapidana menghayati kitab suci mereka, lebih mendekatkan diri Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terhindar dari mara bahaya di tengah pandemi covid-19 ini, selain itu Sholat dan Membaca Al Quran juga dapat mendatangkan ketenangan bagi narapidana, dengan demikian akan mengurangi stres dan tekanan yang dihadapi di dalam menjalani masa hukuman” jelasnya.(War/HumasRejo)





Komentar